Rabu, 28 Desember 2016

Sistem skeleton


Kerangka tubuh manusia juga disebut sistem skelet yaitu merupakan susunan tulang pembentuk tubuh manusia,penggerak badan,merupakan alat gerak pasif karena tulang juga akan ikut bergerak, jika alat gerak aktif(otot) yang melekat pada tulang tersebut mengadakan gerakan, jadi tulang berguna untuk pelekatan otot tubuh. Selain itu, tulang-tulang tersebut juga berfungsi sebagai pembentukan darah merah yaitu pada cavum medular(rongga sumsum) yang terdapat pada tulang yang berbentuk pipih atau panjang, terutama pada medulla ossea rubra(sumsum tulang merah) sedang pada sumsu tulang kuning atau medulla ossea flava tidak memproduksi sel darah merah, kecuali jika diperlukan akan berubah menjadi sumsum tulang merah.
Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu.

Fungsi kerangka:
· menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh
· melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
· tempat melekatnya otot-otot
· untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
· tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
· memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah.
            Berdasarkan susunan tubuh manusia skeleton terbagi atas 3 bagian, yaitu :
A.      Cranial (tengkorak)
1.        Cranium (kerangka kepala)
Ø Gubah tengkorak
·      Temporal (tulang samping)
·      pariental (tulang ubun-ubun)
·      frontal (tulang dahi)
·      oksipital (tulang kepala belakang)
Ø samping tengkorak
·      spenoidale (tulang baji)
·      athmoidal (tulang tapis)
Ø dasar tengkorak
·      petrusum
·      spongeosa
2.        facial (wajah)
Ø hidung
·      nasale
·      septum nasale
·      konka nasale
·      kakrimal
Ø rahang
·      zygomatikum
·      palatum
·      hyoid
·      maxilaris
·      mandibularis

B.       trungkus /erector (anggota badan)
1.        columna vetebrata (ruas-ruas tulang belakang)
·      servikal (tulang leher)
·      thorakus (tulang punggung)
·      lumbalis (tulang pinggang)
·      sakralis (tulang kelangkas)
·      koksigialis (tulang ekor)

2.        costae (iga/rusuk)
·      kosta vera (iga sejajar)
·      kosta spuria (iga tak sejajar)
·      kosta pluitantes (tulang iga melayang)

C.       ekstremitas (anggota gerak)
1.        ekstremitas superior (atas)
Ø  bahu
·      klavikula
·      scapula
Ø  lengan
·      lengan atas/humerus (tulang pangkal)
·      lengan bawah, terdiri : radius (pengumpil) dan ulna (tulang hasta)
Ø  tangan
·      karpalia
·      metakarpalia
·      palangus

2.        ekstremitas interior (bawah)
Ø kerangka pangkal (koksa)
·      illium
·      pubis
·      iskii
Ø  tungkai
·      tulang atas, terdiri : femur & patella
·      tulang bawah, terdiri : tibia & fibula
Ø  kaki
·      tarsal
·      metatarsal


Sumber : bingkaikejujuran.wordpress.com/2012/04/26/sistem-skeleton/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar