Sistem Muskular atau Perototan
adalah sistem jaringan yang disebut otot pada tubuh yang memungkinkan kita
bergerak. Sebagian besar otot pada tubuh berada di bawah kendali sadar dan
digerakkan oleh perintah otak melalui sistem saraf.
A. Menurut
bentuknya sistem muscularis di bagi 4 yaitu :
·
Serabut sejajar (kumparan)
·
Bentuk kipas
·
Bersirip
·
Melingkar
B. Menurut
jumlah kepalanya muscularis di bagi 3 yaitu :
· Otot
berkepala 2
· Otot
berkepala 3 (tiseps)
· Otot
berkepala 4 (quadriceps)
C. Menurut
jenis pekerjaan :
1.
Otot sinergis
Otot ini sering kali
disebut dengan otot protagonis, yang ketika berkontraksi menimbulkan gerak
searah. Misalnya, yakni otot yang menyebabkan telapak tangan dapat menengadah
dan menelungkup. Otot ini melibatkan dua otot atau lebih yang dapat bekerja
sama dengan satu tujuan. Dengan demikian, otot tersebut berkontraksi dan
berelaksasi bersama-sama. Anda dapat menemui jenis otot ini pada saat Anda
menarik napas. Mengapa begitu, karena pada saat menarik nafas otot antar tulang
rusuk dapat mengembang dan berelaksasi secara bersama-sama.
Apabila otot
berkontraksi, maka otot akan menarik tulang yang dilekatinya, sehingga tulang
tersebut bergerak pada sendi yang dimilikinya. Otot sinergis ketika sedang
bekerja akan berkontraksi, sehingga otot akan memendek, mengeras, dan bagian
tengahnya menggembung. Karena memendek, tulang yang dilekati otot tersebut
tertarik atau terangkat. Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk
menggerakan tulang ke satu arah tertentu. Agar tulang dapat kembali ke posisi
semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi. Tulang harus ditarik ke
posisi semula. Oleh karena itu, harus ada otot lain yang berkontraksi yang
merupakan kebalikan dari kerja otot pertama. Jadi, untuk menggerakan tulang
dari satuposisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisi semula,
diperlukan paling sedikit dua macam ototdengan kerja berbeda.
2.
Otot antagonis
Otot antagonis adalah otot-otot di lengan
yang bergerak ke arah yang berlawanan. Otot ini bekerja saat kita meluruskan
atau membengkokkan tangan, menggerakan tangan menjauhi tubuh atau mendekati
tubuh, menurunkan dan mengangkat tangan. Pergerakan tangan kita melibatkan otot
bisep dan otot trisep di bagian atas lengan.
Fungsi otot tersebut adalah membuat
lengan agar menekuk (menyiku). Contoh terjadi pergerakan ini saat menggunakan
lengan ini untuk membuka botol. Otot bisep bekerja lebih dulu, kemudian otot
trisep di akhir gerakan saat botol sudah di buka. Sedangkan otot yang terletak
di bawah lengan adalah otot trisep yang melekat pada tulang lengan dan memiliki
3 tendon. Pada saat lengan digerakan ke atas, otot bisep berkontruksi,
sedangkan trisep mengendur & rileks. Sebaliknya jika lengan dibalikan ke
atas maka otot trisep yang bekerja, sedangkan otot bisep beristirahat. Fungsi
otot trisep ialah untuk memperpanjang serabut otot di persendian siku
tangansaat meluruskan tangan.
3.
Otot abductor
Fungsi otot abductor yaitu untuk
menggerakan anggota untuk menjauhi tubuh. Otot yang menyebabkan gerakan abduksi
(menjauhi tubuh), misalnya m deltoideus menyebabkan abduksi lengan atas pada
sendi bahu.
4.
Otot adductor
Fungsi dari otot adductor ialah untuk
menggerakkan anggota untuk mendekati tubuh. Otot yang menyebabkan gerakan
adduksi (mendekati tubuh), misalnya m pectoralis mayor (otot dada besar)
menyebabkan gerakan adduksi lengan atas pada sendi bahu, jadi berlawanan dengan
m deltoideus.
5.
Otot ekstensor
Fungsi dari otot ekstensor yaitu
meluruskan kembali tulang kepada kedudukan semua. otot yang menyebabkan gerakan
extensi (meluruskan tulan) misalnya : M trisep brachii meluruskan lengan bawah.
6.
Otot pronator
Fungsi dari otot pronator yaitu otot yang
menyebabkan gerakan pronasi (memutar kebawah) misalnya : m prenator kwadratus
memutar telapak tangan sehingga tertelungkup yang selalu bekerja sama secara
sinergis dengan m prenator.
7.
Otot supinator
Otot yang menyebabkan gerakan memutar/ke
luar (supinasi). Misalnya : m brachii yang memutar lengan bawah sehingga
telapak tangan menengadah.
D. Menurut
letaknya
1.
Otot bagian kepala
·
Otot pundak kepala membentuk gales aponeurotika)
·
Otot wajah
·
Otot mulut/ bibir & pipi
·
Otot pengunyah
·
Otot lidah
2.
Otot bagian leher
·
Sternocleidomastoideus
·
Platysma (depresi mandibule & sudut mulut)
·
M. scalenus anterior
·
M. scanelus medius
·
M. scanelus posterior
·
M. sternothyroideus
·
M. sternohyoideus
3.
Otot bagian dada
·
Otot dada besar
·
Otot dada kecil
·
Otot bawah selangka
·
Otot gergasi depan
·
Otot dada sejati
4.
Otot bagian perut
·
Otot rectus abdominis
·
Otot eksternal oblikues
5.
Otot bagian punggung
·
Otot latisdimus dorsi
·
Otot punggung atas (upper back)
·
Otot punggung bawah (lower back)
6.
Otot bahu dan lengan
·
Muskulus deltoid
·
Muskulus subskapularis
·
Muskulus supraspinary
·
Muskulus infrasinarus
·
Muskulus terus mayor
·
Muskulus terus minor
7.
Otot pinggul
·
Otot gluteus maximus
8.
Otot gerak anggota bawah
·
Otot kuadriceps
·
Otot biceps famous
·
Otot gastronemius
Sumber : suwekaprabhayoga.wordpress.com/2012/10/27/sistem-muskular-ligamen-tendon-otot/
www.anneathira .com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar