Kamis, 29 Desember 2016

Sistem Muscularis


Sistem Muskular atau Perototan adalah sistem jaringan yang disebut otot pada tubuh yang memungkinkan kita bergerak. Sebagian besar otot pada tubuh berada di bawah kendali sadar dan digerakkan oleh perintah otak melalui sistem saraf. 
A.    Menurut bentuknya sistem muscularis di bagi 4 yaitu :
·         Serabut sejajar (kumparan)
·         Bentuk kipas
·         Bersirip
·         Melingkar

B.     Menurut jumlah kepalanya muscularis di bagi 3 yaitu :
·      Otot berkepala 2
·      Otot berkepala 3 (tiseps)
·      Otot berkepala 4 (quadriceps)

C.     Menurut jenis pekerjaan :
1.        Otot sinergis
Otot ini sering kali disebut dengan otot protagonis, yang ketika berkontraksi menimbulkan gerak searah. Misalnya, yakni otot yang menyebabkan telapak tangan dapat menengadah dan menelungkup. Otot ini melibatkan dua otot atau lebih yang dapat bekerja sama dengan satu tujuan. Dengan demikian, otot tersebut berkontraksi dan berelaksasi bersama-sama. Anda dapat menemui jenis otot ini pada saat Anda menarik napas. Mengapa begitu, karena pada saat menarik nafas otot antar tulang rusuk dapat mengembang dan berelaksasi secara bersama-sama.

Apabila otot berkontraksi, maka otot akan menarik tulang yang dilekatinya, sehingga tulang tersebut bergerak pada sendi yang dimilikinya. Otot sinergis ketika sedang bekerja akan berkontraksi, sehingga otot akan memendek, mengeras, dan bagian tengahnya menggembung. Karena memendek, tulang yang dilekati otot tersebut tertarik atau terangkat. Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakan tulang ke satu arah tertentu. Agar tulang dapat kembali ke posisi semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi. Tulang harus ditarik ke posisi semula. Oleh karena itu, harus ada otot lain yang berkontraksi yang merupakan kebalikan dari kerja otot pertama. Jadi, untuk menggerakan tulang dari satuposisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisi semula, diperlukan paling sedikit dua macam ototdengan kerja berbeda.

2.        Otot antagonis
       Otot antagonis adalah otot-otot di lengan yang bergerak ke arah yang berlawanan. Otot ini bekerja saat kita meluruskan atau membengkokkan tangan, menggerakan tangan menjauhi tubuh atau mendekati tubuh, menurunkan dan mengangkat tangan. Pergerakan tangan kita melibatkan otot bisep dan otot trisep di bagian atas lengan.
       Fungsi otot tersebut adalah membuat lengan agar menekuk (menyiku). Contoh terjadi pergerakan ini saat menggunakan lengan ini untuk membuka botol. Otot bisep bekerja lebih dulu, kemudian otot trisep di akhir gerakan saat botol sudah di buka. Sedangkan otot yang terletak di bawah lengan adalah otot trisep yang melekat pada tulang lengan dan memiliki 3 tendon. Pada saat lengan digerakan ke atas, otot bisep berkontruksi, sedangkan trisep mengendur & rileks. Sebaliknya jika lengan dibalikan ke atas maka otot trisep yang bekerja, sedangkan otot bisep beristirahat. Fungsi otot trisep ialah untuk memperpanjang serabut otot di persendian siku tangansaat meluruskan tangan.

3.        Otot abductor
       Fungsi otot abductor yaitu untuk menggerakan anggota untuk menjauhi tubuh. Otot yang menyebabkan gerakan abduksi (menjauhi tubuh), misalnya m deltoideus menyebabkan abduksi lengan atas pada sendi bahu.

4.        Otot adductor
       Fungsi dari otot adductor ialah untuk menggerakkan anggota untuk mendekati tubuh. Otot yang menyebabkan gerakan adduksi (mendekati tubuh), misalnya m pectoralis mayor (otot dada besar) menyebabkan gerakan adduksi lengan atas pada sendi bahu, jadi berlawanan dengan m deltoideus.

5.        Otot ekstensor
       Fungsi dari otot ekstensor yaitu meluruskan kembali tulang kepada kedudukan semua. otot yang menyebabkan gerakan extensi (meluruskan tulan) misalnya : M trisep brachii meluruskan lengan bawah.

6.        Otot pronator
       Fungsi dari otot pronator yaitu otot yang menyebabkan gerakan pronasi (memutar kebawah) misalnya : m prenator kwadratus memutar telapak tangan sehingga tertelungkup yang selalu bekerja sama secara sinergis dengan m prenator.
7.        Otot supinator
       Otot yang menyebabkan gerakan memutar/ke luar (supinasi). Misalnya : m brachii yang memutar lengan bawah sehingga telapak tangan menengadah.
D.      Menurut letaknya
1.        Otot bagian kepala
·         Otot pundak kepala membentuk gales aponeurotika)
·         Otot wajah
·         Otot mulut/ bibir & pipi
·         Otot pengunyah
·         Otot lidah
2.        Otot bagian leher
·         Sternocleidomastoideus
·         Platysma (depresi mandibule & sudut mulut)
·         M. scalenus anterior
·         M. scanelus medius
·         M. scanelus posterior
·         M. sternothyroideus
·         M. sternohyoideus
3.        Otot bagian dada
·         Otot dada besar
·         Otot dada kecil
·         Otot bawah selangka
·         Otot gergasi depan
·         Otot dada sejati


4.        Otot bagian perut
·         Otot rectus abdominis
·         Otot eksternal oblikues

5.        Otot bagian punggung
·         Otot latisdimus dorsi
·         Otot punggung atas (upper back)
·         Otot punggung bawah (lower back)
6.        Otot bahu dan lengan
·         Muskulus deltoid
·         Muskulus subskapularis
·         Muskulus supraspinary
·         Muskulus infrasinarus
·         Muskulus terus mayor
·         Muskulus terus minor

7.        Otot pinggul
·         Otot gluteus maximus
8.        Otot gerak anggota bawah
·         Otot kuadriceps
·         Otot biceps famous
·         Otot gastronemius

Sumber : suwekaprabhayoga.wordpress.com/2012/10/27/sistem-muskular-ligamen-tendon-otot/
              www.anneathira .com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar